Blog Directory

Informasi Blog Indonesia

contest

Cara Menampilkan Jumlah Komentar di Blog Wordpress

Cara Menampilkan Jumlah Komentar di Blog Wordpress sebenarnya sudah banyak yang menulis tutorialnya, bagi Anda yang belum bisa melakukannya silahkan cari topik tersebut dibawa ini:

Tutorial PHP Gratis : Membuat Sendiri Script Excerpt (Cuplikan ...Tutorial PHP Gratis : Membuat Sendiri Script Excerpt (Cuplikan ...

atau kalo di blog lain seringnya berbunyi 'Read more…'. Nah… di sini saya akan membahas tuntas mengenai cara membuat sendiri excerpt tersebut dengan PHP dan MySQL. Ide pembuatannya kita contoh saja idenya Wordpress. .... Selanjutnya kita buat script view.php untuk menampilkan full artikelnya. Di dalam script ini, selain menampilkan full artikel juga terdapat bagian untuk proses update jumlah berapa kali artikel dibaca yaitu bertambah satu dari jumlah sebelumnya. view.php ... | 16 March 2010 by rosihanari

Wordpress Untuk Blackberry

Mesin ngeblog wordpress ternyata sudah suport untuk blackbarry lho, bagaimana cara penggunaannya mari kita lihat apa saudah ada yang bikin tutorialnya atau hanya penjelasan dari Wordpress Untuk Blackberry.

VIVAnews - Tumblr untuk Blackberry DiluncurkanVIVAnews - Tumblr untuk Blackberry Diluncurkan

VIVAnews - Para blogger kini semakin dipermudah untuk memperbarui blog mereka dengan menggunakan Blackberry. Setelah Wordpress meluncurkan aplikasi Wordpress untuk Blackberry, bulan lalu, kini Tumblr mengeluarkan aplikasi serupa. ... | 18 March 2010 by tidak dikenal

UPACARA CIUM MASAL

UPACARA CIUM MASAL masa ada sih? coba dicari dulu…

Gemz Punya Artikel: Tradisi Ciuman Massal di BaliGemz Punya Artikel: Tradisi Ciuman Massal di Bali

Tradisi omed omedan ini merupakan tradisi leluhur yang sudah dilakukan sejak zaman penjajahan Belanda. Awalnya ritual ciuman massal itu dilakukan di Puri Oka. Puri Oka merupakan sebuah kerajaan kecil pada zaman penjajahan Belanda. ... Namun pemerintah Belanda yang waktu itu menjajah gerah dengan upacara itu. Belanda pun melarang ritual permainan muda mudi tersebut. Warga yang taat adat tidak menghiraukan larangan Belanda dan tetap menggelar omed omedan. ... | 13 January 2010 by Gema Saragih